BAB II
PENGELOLAAN
INFORMASI DIGITAL
A. Deskripsi
Kebutuhan setiap orang
terhadap informasi digital mengakibatkan arus informasi yang semakin kuat.
Ketika dahulu buku menjadi sumber utama untuk pencarian informasi, kini mesin
pelacak/search engine menjadi alat
yang paling diandalkan untuk melacak suatu informasi.
Penggunaan kata kunci yang
tepat pada mesin pelacak sangat diperlukan agar dapat menemukan informasi yang
dimaksud dengan cepat dan tepat.
Tidak hanya sebatas melacak
suatu informasi, hasil pelacakan tersebut perlu ditindaklanjuti dan diolah
sehingga menjadi informasi yang siap dikomunikasikan atau disajikan. Perangkat
lunak yang umumnya digunakan untuk mengolah informasi hasil pencarian adalah
pengolah kata, pengolah angka, dan pengolah presentasi.
Untuk keperluan komunikasi,
dalam hal ini, presentasi informasi yang telah diolah harus memerhatikan
efektivitas tampilan dokumen. Mengomunikasikan informasi berupa konsep atau
gagasan yang efektif tentunya harus jelas dan lugas, dengan “bahasa” yang mudah
dipahami. Untuk mencapai efektivitas tersebut, diperlukan suatu teknik
presentasi.
Pengelolaan Informasi
Digital memuat materi tentang bagaimana pengolahan informasi digital yang
didapat dari hasil pencarian mesin pelacak, menyimpan hasil pelacakan,
mengolah/memformatnya menggunakan perangkat lunak pan golah kata dan pengolah
angka, kemudian melakukan persiapan untuk mengomunikasikannya menggunakan
perangkat lunak pengolah presentasi, dan penyampaian pengololaan informasi
dengan teknik presentasi.
Program Aplikasi atau
perangkat lunak yang umum digunakan dalam mengolah data ini adalah paket
aplikasi perkantoran (office suite).
Paket perkantoran yang paling dominan saat ini adalah Microsoft Office, yang
tersedia untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Macintosh. Beberapa paket
perkantoran lainnya adalah OpenOffice, Kingsoft Office 2013, Lotus SmartSuite,
SoftMaker Office dan lain-lain. Pada
pembelajaran ini kita menggunakan sistem operasi Microsoft Windows dan aplikasi
perkantoran Microsoft Office 2010.
Berdasarkan kepemilikan dan
hak pemakaian, perangkat lunak dapat digolongkan menjadi 2 kelompok, yaitu
perangkat lunak yang dilindungi hak cipta (proprietarysoftware)
dan perangkat lunak sumber terbuka (open
source).
Perangkat lunak yang dilindungi
hak cipta (proprietarysoftware) atau
lazim disebut perangkat lunak berbayar adalah perangkat lunak dengan pembatasan
terhadap penggunaan, penyalinan, dan modifikasi yang diterapkan oleh proprietor atau pemegang hak. Open source software adalah jenisperangkat lunak yang kode sumbernya terbuka untuk
dipelajari, diubah, ditingkatkan, dan disebarluaskan dengan catatan, bahwa tiap
perubahan mewajibkan pengembang memberitahukan hal yang dilakukan kepada
penciptanya.
Sebelum memulai Kegiatan
Belajar 1, hal yang sangat perlu Anda perhatikan adalah cara meletakkan jari
Anda pada papan ketik (Keyboard)
untuk kemudahan pengetikan dan mempercepat penyelesaian tugas Anda.
lain-lain. Pada
pembelajaran ini kita menggunakan sistem operasi Microsoft Windows dan aplikasi
perkantoran Microsoft Office 2010.
Berdasarkan kepemilikan dan
hak pemakaian, perangkat lunak dapat digolongkan menjadi 2 kelompok, yaitu
perangkat lunak yang dilindungi hak cipta (proprietarysoftware)
dan perangkat lunak sumber terbuka (open
source).
Perangkat lunak yang dilindungi
hak cipta (proprietarysoftware) atau
lazim disebut perangkat lunak berbayar adalah perangkat lunak dengan pembatasan
terhadap penggunaan, penyalinan, dan modifikasi yang diterapkan oleh proprietor atau pemegang hak. Open source software adalah jenisperangkat lunak yang kode sumbernya terbuka untuk
dipelajari, diubah, ditingkatkan, dan disebarluaskan dengan catatan, bahwa tiap
perubahan mewajibkan pengembang memberitahukan hal yang dilakukan kepada
penciptanya.